04
Jun
11

Akibat Panik jadinya malah konyol


Apa yang ada di benak kalian jika dihadapkan dengan orang yang lagi panik ???

Pukul 12:45 wib, bergegas saya menuju ATM Mandiri di mayestik dalam kondisi terburu buru, cukup jauh 500 Meter dari kantor. Ealah sampai disana ternyata uantriiiinyaaaaa men, satu detik, dua detik, semenit, sampai 10 menit, waduwww, butuh banget nih, udah ga sabar nihh, bukan apa apa, disamping jam istirahat yg mepet, tapi juga mataku ini nih, dari bangun tidur udah melendung gede dan pegel banget, bintitan jall :( . Udara jakarta yang panas siang tadi, membuat kepala ku tambah cenut cenut. Tibalah giliranku untuk melakukan transaksi di ATM, tut..tut.. tut..saya terus memencet tuts mesin ATM. lalu , tiba tiba saja..loh lohhh… kartu atm ku kok ga keluar, lohh ini gimana? gimana ini saya coba bertanya sendiri, lalu beberapa orang yang lagi ngantri ikut kaget, Suara saya yang besar ini mengagetkan semua orang yang ada di ruang ATM dan semua orang memalingkan pandangan kepada saya, ada 2 orang mas mas, pake topi dan kaos biru, mencoba bertanya “kenapa mba ?”, “aduh mas kartu atm ku ke telennnn gimana nihh ?”, sama mas nya suruh pencet cancel, tapi tetap aja ga mau keluar kartu atmnya. Panik dan kepikiran harus segera balik ke kantor, saya di sarankan untuk memberitahu satpam yang saat itu berada di dalam bank mandiri. Tanpa pikir panjang saya pun langsung masuk ke dalam Bank, normalnya yang namanya customer itu ngantri ya, saat itu bener bener saya panik, saya langsung menuju pak satpam yang saat itu ternyata ada di bagian teller, langsung saja saya menuju teller, “pak,pak satpam, Kartu ATM saya tertelan mesin ATM, minta tolong ya pak?”, perbuatan saya yang agak sembrono ini maen masuk ruangan saja dan ga antri membuat saya jadi perhatian beberapa customer yang sedang menunggu dan beberapa CS yang sedang bertugas, entah saat itu saya tidak merasa malu, yang ada dalam pikiran saya bagaimana saya bisa dapatkan kartu atm saya. “Tadi ketelennya di ATM yang mana ya mba?”, “yang paling pojok kiri pak”, saya jawab. Dengan sigap pak satpam yang berbadan Gemuk, sekitar separuh baya umurnya menyuruh rekannya satpam yang berbadan kurus,berkulit putih untuk mengambil peralatan agar atm bisa di bongkar.

Tools untuk membongkar mesin ATM telah siap, saya pun buru buru keluar, tapi saya kok merasa ada benda padat,bukan kunci, bukan hp berbentuk kotak yang saya rasakan sedang saya pegang, memang saat itu saya memegang 3 kertas hasil transaksi dari ATM, dan setelah saya cek, oaaaalaaaahhhhh… Kartu ATM nya sudah saya pegang dari tadiii, memang tidak lihat, karena kartu atm berada di tumpukan kertas transaksi dan catatan kecil yang saya bawa dari kantor. Benar benar saya tidak sadar telah melakukan hal bodoh. Ya mau gimana lagi, namanya aja panik dan terburu buru. Lalu saya pun langsung menghampiri bapak satpam yang siap membongkar mesin ATM, dengan tampang amat sangat merasa bersalah, ” Mohon maaf bapak satpam, ternyata Kartu ATM nya sudah saya ambi dan masih saya pegangl, saya sedang panik dan buru buru jadi saya tidak sadar kalau Kartu ATM nya sudah saya pegang, dan mengira Kartu ATMnya belum keluar, sekali lagi saya minta maaf bapak satpam sudah merepotkan”, sumpah deh, saya bener bener ga enak hati, merasa bersalah, sudah mengganggu kerja bapak satpam, membuat keributan di ruang atm dan di bank, haduhhh, saya meminta maaf sekali :( (. Bapak satpam bertubuh gemuk itu hanya tersenyum dan berkata “iya tidak apa apa mba”,tanpa ada kekesalan sedikitpun di wajah beliau, tapi saya tidak tahu dengan bapak satpam yang bertubuh kurus itu, hihihi.. mungkin dalam hatinya “jiahh, kartunya di tangan sendiri masak ga ngerasa sih, cek dulu dong mbak, bikin repot aja”..hahahaha…biarlah tidak apa apa bapak satpam membatin seperti itu, saya ikhlas, karena saya yang salah, saya pun pasti ga enak kalau lagi kerja lalu di bikin ribet dengan pekerjaan yang konyol. Saya pun bergegas untuk keluar dari atm dan pulang. Bisa jadi pelajaran ya buat yang lainnya, jangan tiru tiru saya, jadi silahkan di cek terlebih dahulu apakah kartu atmnya sudah di tangan atau belum, atau malah jangan jangan bener bener ketelen Mesin ? nah loooh :) jangan panik intinya :) (sedang belajar biar ga gampang panik).

03
Jun
11

Menguap Begitu saja


Barusan baca blog teman, tentang laki laki dan anak korban brokenhome, saya hanya bisa menghela nafas berat.

Alhamdulillah saya terlahir dari keluarga yang sangat harmonis, walau hidup kami tidak kaya, tapi kami cukup dengan rejeki yang diberikan tuhan sehari hari.
membaca blog tadi, seperti mengulur kembali ingatan saya, tentang pendapat mama, “kamu seorang wanita, jagalah diri kamu sebaik baiknya”, hal ini sudah sering disampaikan mama dari aku berumur 7 tahun tepatnya kelas 2 SD, saat itu aku belum mengerti apa maksud dari pesan mama yang sering mama sampaikan kepada saya. pelan pelan umurku menginjak remaja, setiap akan tidur mama sering bercerita, tentang kehidupannya dulu, dulu waktu saya SD sudah kenal tuh yang namanya cinta cintaan, cinta monyet, trus pacar monyet, haha…, mama sering berpesan, “besok kalau Rani sudah dewasa, carilah suami yang sangat menyayangi kamu, jangan lihat dari rupawannya saja”, terkadang kata mama, orang yang sangat rupawan (dalam hal ini ganteng) itu tampaknya sering menyakitkan, mungkin karena dia merasa ganteng, jadinya dia bisa seenaknya saja, walau sudah punya istri sudah punya anak, tetap aja gandeng wanita lain yang masih muda lagi. Begitu mudahkan Cinta itu menguap dalam diri seorang laki laki?

Jika di kaitkan dengan blog teman saya, teman saya adalah korban anak broken home, sungguh prihatin saya membaca blognya. tak perlu saya jelaskan detail disini. yang pasti saya tahu, bagaimana kondisinya. dulu beberapa kali saya sering mendengar curhatan dari teman saya, dia sering tidak bisa tenang belajar di rumah, karena ayah dan ibunya jika bertemu bertengkar dan suatu kali sepulang dari sekolah, dia melihat ibunya menangis karena ibu teman saya melihat ayah nya berselingkuh dengan wanita lain.

Disini, saya mulai berfikir, apa yang ada dibenak laki laki saat dia memilih untuk berselingkuh? apakah karena faktor kebosanan? sudah tidak suka dengan wajah istrinya yang kian menua, merasa seperti muda kembali setelah lewat 40 tahun dan akhirnya merasa pantas pacaran lagi? atau hanya sekedar iseng iseng?. Tidak ada maksud saya untuk memojokkan laki laki, saya tahu banyak laki laki yang baik, sholeh, ihsan. Disini saya berbicara tentang laki laki yang sudah menyakiti hati istri nya, istri yang sudah ikhlas menua bersama nya, istri yang sudah ikhlas melayani dia dan anak anaknya, istri yang ikhlas menemani dia saat usahanya belum mapan, saat pekerjaannya masih serabutan, istri pun tidak mengeluh saat tiap bulan pada awal pernikahan sampai 3 tahun pernikahan, dia mendapatkan jatah bulanan yang sangat minim karena pekerjaan suami yang masih belum mapan. Lalu setelah kesuksesan menghampiri dan segala dimudahkan, tiba tiba datang cobaan yang mengusik hati suami, apakah bijak jika suami begitu saja terpesona dengan mawar yang merayu. Begitukah balasan suami kepada istrinya yang sunggu ikhlas dan setia ?. Sunggu saya salut dengan istri istri yang ikhlas suaminya berpoligami. begitu luas hati hati mereka.luaskan terus hati mereka ya Robb. Kemana cinta mereka waktu pertama kali melamar istri mereka?, janji janji manis yang dulu terucap dan bahkan sampai saat ini belum terpenuhi??

Tapi tahukah kalian para laki laki, kami wanita merupakan makhluk yang sangat berperasaan, pencemburu, lembut. Kami memang sangat pencemburu, apalagi kalau mata kalian melirik kesana kemari, padahal disebelah kalian ada kami yang sudah berusaha sebaik mungkin untuk berdandan menyambut kalian. Kami sungguh tersakiti jika kalian berbuat seperti itu. sepertinya kami tidak di anggap. Tau tidak, saya pernah mendengar pendapat seorang teman, ” Dunia seorangnya cewek adalah cowoknya”, mudeng ? disini jelas bahwa, cewek itu jika sudah mencintai seorang laki laki, pasti dia ingin memberikan yang terbaik, berbuat yang terbaik, dan ingin melakukan semuanya dengan sempurna, tanpa cacat sedikitpun, walau terkadang oleh laki laki hal itu dianggap berlebihan, :( . Tolong mengertilah sedikit hati kami. yang masih pacaran aja sakit kalau di tinggal selingkuh, apalagi yang sudah menikah bertahun tahun, dan tahu tahu suaminya menggandeng wanita lain. betapa terkoyaknya hati sang istri, menitikkan airmata dan membuat murung wajah cantiknya. Apalagi dengan si kecil yang masih belum tahu apa apa, melihat ayah ibunya selalu bertengkar, dia pun akhirnya mencari pelampiasan yang lain. Biasanya anak brokenhome akan lebih caper (cari perhatian)di luar rumah.

Kembali ke pesan mamaku, hal itu pun di ungkapkan temanku karena ayahnya berlaku tidak baik kepada ibunya, sampai sampai saat hari pernikahan temanku tiba, ayah dia tidak datang, saya sungguh prihatin. Kata temanku, “nikah sama orang ganteng itu makan ati, masih pacaran aja sering di sakiti, apalagi kalau sudah nikah, nanti kayak bapaku lagi”, Benarkah seperti itu, nampaknya begitu, aku pun sependapat, :D , karena dari kecilpun aku sering di cekoki, jangan tertipu dengan wajah rupawan dan rayuan gombal. biasanya yang ganteng itu sering makan ati, karena merasa ganteng dia berhak seenaknya lirik sana lirik sini, colek sana colek sini,dan alasannya, gpp kan buat selingan, lagian kewajibanku sebagai suami sudah terpenuhi menafkahi anak istri, jadi aku bisa dong jalan jalan sendiri, Na’uzubillah mindzalik..

Kesimpulannya, berbahagialah laki laki yang mempunyai paras jelek, walau jelek yang penting hati nya ganteng, tapi jangan wajah jelek dan suka mainin cewe, parah itu namanya, haha… akhir kata ini hanya pendapat pribadi, dari beberapa penuturan :) , jangan di ambil hati bila ada kata yang menyakiti :)

02
Jun
11

Curhat Colongan


Bemula dari sms yang mengejutkan dari teman dekatku, isi nya begini
” nduk, tanggal 29 mei aku nikah, datang yaa, harus datang “
whooottts!!, serius dan tawaku meledak, mosok sie kok cepet banget, ya wes, karena memang kebetulan pada tanggal 29 mei hari minggu dan aku ga piket, ya sudah ku bilang, “insya allah aku datang ke jogja”. sempet mikir juga jogja, mau pake pesawat atau kereta yaaah ? tak ketik airasia.com, waduh, ga ada promo jee.. harganya 500 an ke atas booo, ga usah aja lah, pake kereta, rencana pake senjautama. Singkat cerita jadilah aku berangkat sabtu sore dari jakarta, sore itu cukup padat, jalur 72 ke blok M, disambung pake busway arah harmoni. sampai harmoni pukul 18:30, betapa kagetnya aku, lemas sudah lihat antrian menjubel tak karuan di depanku, habis lah remuk remuk badanku yang kecil ini. Jurusan pulo gadung, turun pasar senin, aku coba meringsek masuk ke jubelan orang orang bertubuh besar dan bongsor, layaknya liliput yang lincah, masuklah aku di dalam jubelan orang orang itu. panas, sesak, sumuk jadi satu, tas league, aku coba rangsel di depan saja, takut takut ada yg tertarik pengen liat potoku, hahaha,… aku berhasil ikut rombongan busway menuju pasar senen, berdiri dengan satu tangan bergelantungan kayak tarzan. eh eh, disini aku mulai agak panik, karena tiba tiba aku lupa (pelupa ini udah penyakit), halte pasar senen itu halte ke berapa ya setelah harmoni? hiyaaaa..aku langsung mencolek cewek sebelah, dan katanya “bentar lagi kok mbak, 2 halte dari sekarang,”, syukurlah, takutnya tuh aku ke bablases, mati aku, kalau sampe ke bablasen, mana si sopir busway ga ngidupin robot pemberitauan kayak biasanya lagi, hufft, biasanya kan ada pemberitahuan kalau udah dekat ke halte mana gitu, nah ini ga ada :( , syukur dengan semangat masih tersisa, aku sampai di senen, lagi lagi aku ragu, stasiun senennya dimana ya, gubrag, panik lagi. aku tanya lagi sama bapak bapak di jalan. alhamdulillah, aku sampai di stasiun pasar senen. Dengan masih bercucuran air mata, aku sampai di sana, dan tahukah kalian sampai disana ada pengumuman yang mengejutkan, dengan bertuliskan spidol begini isinya “TIKET SUDAH HABIS”, nangis guling guling, goser goser di tanah, haha lebay, ga dink, aku kan kalem, hihihi, memutar otak, aku pun putuskan menggunakan kereta ekonomi, tapi tahukah kalian, setelah aku tanya ke petugas loket, tiket masih ada tapi ga bisa duduk, hiksss… dalam kebingungan itu , aku tiba tiba di colek sama bapak bapak, kurus, tingginya sekitar 155 cm, memakai pakaian kayak pedagang asongan, berkumis, dan berkulit coklat, ” neng, tiket ekonomi udah habis, bisa beli tapi ga dapat tempat duduk, kalau mau ini ada 1 tiket, tapi harganya 50.000, (kalau harga normal 35.000). aku sempat percaya, tapi tiba tiba aku ragu, jangan jangan bapaknya jual tike kadarluarsa lagi, ” mana pak tiketnya, aku mau lihat, jangan jangan palsu lagi”, setelah aku lihat, ternyata, tanggal, jam, hari dan berangkatnya benar , Gerbong 7 nO. 19 B. “Ehm,boleh deh pak, “, aku kasih tuh bapaknya 50.000, ya itung itung, membantu bapaknya :) . aku pun menuju mini market untuk beli roti (sari roti), potato dan mizone, setelah itu aku masuk ke stasiun untuk menunggu kereta, lumayan lama menunggu kereta, keberangkatan kereta pukul 21:00 wib, dan aku sudah menunggu dari pukul 09:15 WIB, lama kan, aku mencoba menghabiskan waktu dengan membaca buku yang sudah lama di berikan oleh seorang teman. sampai sampai ada mas mas yang nyeletuk, ” mbak mbak, katanya orang yg suka baca itu wawasannya luas ya?”, aku jawab, ” justru karena aku kurang wawasan, aku berusaha suka membaca mas”, aku tidak tahu nama masnya, tapi katanya dia dari pulang kerja di bangka belitung, baru pulang menggunakan batavia air dan akan menuju ke kebumen. Tak sengaja waktu aku membaca untuk menghilangkan jenuh, aku melempar pandangan, ada 1 pemandangan di depanku, seorang bule dengan menggunakan kaos singlet dan kolor, baringan di lantai berbantalkan tas layaknya backpacker, sambil baca buku, aku pikir ” asoy banget, santai kayak di pantai, ” ga ngerasa panas dan risih apa ya tuh bule :) , biasa lah, budaya timur aku masih berfikir sopan dan santun. Tapi memang budayaku dan dia berbeda jadi ya sudah aku pun menepiskan hal tersebut begitu saja.

Pukul 21:00 wib keretaku pun datang, tut..tut..tut… siapa hendak turut, aku pun lari kayak setan kemalingan, barangkali tempat duduk aku di rebut orang lain, gimana coba :D , alhamdulillah aku dapat tempat duduk, awalnya aku dapat tempat duduk di pinggir, lalu dengan malu malu, ku bilang sama bapak berkumis, berjaket hitam dan berkulit hitam yang duduk di dekat jendela, ” bapak, mau tidak tukeran tempat duduk denganku “, permintaanku di sambung dengan baik, dan akhirnya aku pun duduk di dekat jendela,naik apapun, bis, kereta, pesawat, aku selalu memilih dekat jendela, udah kebiasaan dari kecil :) . tempat duduk di kereta berhadapan, di depan saja ada 3 orang bapak, dan sebelahku ada mas mas, dan sebelah nya lagi bapak bapak yang tukeran tempat duduk denganku. Di dalam kereta aku habiskan untuk baca buku dan tidur, hingga paginya, tak terasa kaki aku pegal bukan main. Sempat bapak di depanku bilang,” mbak sama siapa ke jogja?”, aku jawab, “sendirian pak”, “berani ya sendiri ke jogja malam malam, pake kereta ekonomi lagi, :) “, ” saya biasa pergi pergi sendirian pak” :) , bagiku pergi sendirian lebih enak, bisa leluasa kita pengen ke mana aja, :D , oya, tampaknya sebelum naik kereta aku juga di tanya bapak bapak, “mbak ke jogja sama siapa?”, ” sendirian pak”, “hati hati ya mbak, perempuan sendiri malem malem di kereta”. “inggih pak” jawabku hehe,.. mungkin aneh kali ya, cewek kok berani sendiri ke jogja malam malam pake kereta ekonomi lagi :) , waduh yang lebih dari ini aku juga pernah, dari bumiayu ke surabaya. di kesempatan yang lain aku cerita deh :P

tapi gpp, bentar lagi juga sampai, teman aku yang mau nikah, berusaha memintaku untuk cepat cepat ke klaten. waduh wong baru nyampe wates, gimana mau cepat, emang aku punya kantong doraemon, hehe… sesampai di stasiun lempuyangan jogja, aku di jemput teman, langsung menuju giwangan mau pesen tiket bus saja, yang excecutive, biar aku bisa tidur. yap aku dapat tiket 165.000, tiket sudah aku kantongin, aku pun mandi dan menuju klaten, sampai disana aku telat, ternyata ijab sudah selesai, ya wes gpp, pertamuan dengan teman aku cuma sebentar, kami hanya foto foto dan sempat aku berfikir, ” hebat ya, di umur semuda itu sudah menentukan pilihan untuk menikah, pilihan yang menurutku berat” :) , hehe..acara pun selesai, pukul 11:45 kami berpamitan pulang, karena pukul 14:00 wib , aku sudah harus ada di giwangan. sebelum ke giwangan, kami mampir di warung lotek, sudah lama aku pengen lotek, di jakarta ga ada soalnya :) . kenyang dengan lotek, aku pun langsung bergegas ke giwangan. dan tahukah kalian, ternyata tiket yang aku beli itu kemahalan, ternyata aku belinya di calo, tiket aslinya harga Rp.125.000,-. OMG… ga ikhlas banget rasane, mending kayak bapaknya yang di stasiun pasar senen, gitu malah jujur, nah ini udah bilangnya bis excecutive, ternyata bisnya biasa aja. rasane rak enak tenan di bohongi. keterlaluan, sempat mengutuki diri sendiri, karena mudah percaya, ya sudah lah, mungkin bapaknya lagi butuh. mencoba mengikhlaskan. aku tahu ini dari ageb bus asli pahala kencana, dan aku pun di sarankan untuk langsung telp saja jika ingin pesan tiket, ” dijadikan pelajaran mba,”, akupun tahu diri, mungkin aku juga salah tadi ga cari info dulu, karena saking terburu buru jadi ga berpikir panjang.

aku naik bis dan bis pun jalan, di sebelah ku ada cewek, cantik, putih, rambut sebahu dan memakai jaket abu abu, dia katanya mau daftar ke UI, kami di jalan sangat asyik bercerita, sangat nyambung tepatnya dan banyak kesamaan, bisa menghiburku yang lagi kecewa sama calo bus, hehe :) . pegal rasanya di bus lama, dan bus kami pun terjebak macet di indramayu. hadooohh, sampai jam berapa nih di jakarta , nangis :( (, macetnya ampun dah, pukul 07:00 wib bus masih terjebak macet di tol cikarang, duh duh, dan sang sopir sudah mencak mencak, karena kondisi macet, ga bisa maju ga bisa mundur, emang macet sangat merugikan, rugi tenaga, rugi waktu, rugi uang, bikin deg degan, karena harus sampai kantor jam 8, dan bikin streeess.. :( (. pukul 08:40 wib sampai di terminal lebak bulus, aku bergegas pamit dengan teman sebangkuku, dan langsung menyetop tukang ojek, 25.000 deal sampai kantor ku di mayestik tapi sebelumnya mampir kosku ambil leptop, tepat pukul 09:00 wib aku sampai kantor dan memulai aktivitasku, (telat sejam, gara gara macet), apa ga capek,habis mudik langsung kerja? jelas capek, tapi mau gimana lagi ini tanggung jawab soalnya :)

dapat di ambil kesimpulan, dalam hal apapun, kita harus hati hati, selalu waspada, karena kejahatan ada dimana mana, kejahatan bukan karena ada niat pelakunya saja, tapi karena ada kesempatan, hahaha …. :) ) ya mungkin yang membaca bisa mengambil hikmah dari cerita ku ini, akhir kata ini hanyalah curcol saja, hehe :)

25
May
11

Curhatan Cengeng


Senja itu, saat saat lampu kota mulai dinyalakan dari tiap titik rumah ke rumah yang lain, saat kumandang adzan maghrib menggema. Deru klakson jalan raya riuh bersahutan, macet terjadi setiap sore tepat jam pulang kantor di ibukota Indonesia. Aku yang sedari tadi menekan tuts keyboard, mengarahkan mouse ke beberapa kategori di layar leptopku, lalu… selanjutnya dalam diam, terpaku, bingung berharap tidak percaya dan mana yang harus aku percaya, sungguh kondisi seperti ini aku sangat tidak suka :( ( . Aku memang cengeng, aku mudah menangis, aku mudah tersentuh, dari kecil aku sudah terbiasa dengan sebutan cengeng.

Saat semua impian yang telah di rangkai begitu indah nya, dan saat kau berharap kelak kau akan mencicipinya bersama seseorang yang kau inginkan lalu impian tersebut seperti hendak menguap begitu saja, apa yang kau rasakan ??

Saat dalam pikiranmu selalu ada Allah, abah, mama, adik adik, dan dia yang begitu kau cintai, saat kamu selalu menjaga perasaannya bahkan dalam keadaan tidurpun kamu begitu amat sangat menjaga perasaannya, saat segala sesuatu kamu ceritakan kepadanya dengan senang hati tanpa ada yang meminta menyuruhmu untuk melakukan itu, saat kamu begitu senang jika dia memintamu untuk ini dan itu dan kamu tidak merasakan itu sesuatu hal yang memberatkan.

Saat setiap ingin tidur kamu tidak bisa tidur jika tidak ada pesan selamat tidur dari dia, tidak bisa tidur jika tidak mendengar suaranya, dan saat kamu tahu bahwa ternyata dia menyimpan beberapa hal yang tidak kamu ketahui, dan akhirnya kamu mengetahuinya sendiri.

Ya Robb,.. Saat ini yang ada dalam pikiranku adalah aku tetap menyayanginya, tidak kurang suatu apapun, aku tahu dia seperti itu karena dia tidak tahu apa yang sedang dia lakukan, aku hanya ingin meminta kepada Mu ya Robb, Berikanlah aku Kebijaksaan dan Pengertian yang lebih dalam memahami dia, Berikan aku kestabilan emosi sehingga aku tidak akan melakukan hal bodoh yang pernah aku lakukan dahulu. Amin

15
May
11

Bagi saya Semut adalah . . .


Sewaktu saya mencuci tangan di wastafel, sudah beberapa kali pasti ada saja semut yang hampir tersapu percikan air dari pancuran di wastafel. Tak jarang saya mengerjain semut yang sepertinya sedang ketakutan kalau kalau dia terseret arus percikan air saya, mungkin semut saat itu sedang berteriak teriak, “tolong tolong saya tidak mau terseret masuk ke lubang jorok wastafel ini”, jika saya mendengarnya akan saya balas, “salah siapa kok kamu bisa deket deket lubang wastafel? ya jelas kalau nanti ada yang cuci tangan pasti kamu akan keseret”, jawab saya, hehe agak sadis. Saya percik percikan lah airnya biar sang semut terbawa sekalian arus air cucian tangan saya, sehingga masuk ke aliran air wastafel hehe…Rasain makanya, gitu tuh rasanya kalau suka bikin gatel dan bintik merah kulitku. Beberapa semut langsung pasrah setelah berjuang mati matian untuk bertahan agar bisa naik ke permukaan wastafel yang lebih tinggi, beberapa yang lain bisa bertahan sampai bisa naik ke permukaan yang lebih tinggi, mungkin karena memang ada beberapa faktor yaitu, salah satunya percikan air saya tidak terlalu besar yang saya percikkan ke semut sehingga semut bisa naik lagi ke permukaan yang lebih tinggi, faktor kedua, mungkin semutnya belum makan kali ya jadi ga ada tenaga buat bertahan, jadilah dia terbawa arus percikan air hehe…

Dulu saya sering berfikir, kenapa Tuhan menciptakan semut, binatang kecil, selalu buat gatal kulitku, rese, menyebalkan menggerumuti gula, roti dan susu kalengku, binatang yang tidak berguna untuk manusia, bikin ngeri kalau mereka lagi membuat kompeni, hiiiii (mlegidik), Ternyata Pertanyaan saya yang dari dulu belum terjawab ini adalah salah besar, dan hari ini terjawab sudah. Jawabannya ada pada saat saya mencuci tangan di wastafel kantor, dari binatang kecil nan mungil ini saya belajar untuk tidak pantang menyerah,saya belajar teratur dan bersabar tentunya:). Kenapa saya bisa begitu ?bukannya saya membenci semut, kok sekarang bisa tau dan terbuka hatinya untuk bisa memahami semut. awal memang karena saya memang selalu di rugikan oleh semut, hal ini membuat saya memberikan perhatian yang lebih terhadap semut :) . Gula dalam kaleng saya di kos selalu di gerumuti semut, yang setiap saya perhatikan, dalam menggurumuti gula semut selalu jumlah kompeni besar, pola barisan atau jajar nya selalu teratur dan antara semut yang satu dengan lainya saling berbagi. Dalam menuju suatu tempat, misalkan semut ingin berlindung, pasti akan membentuk barisan dan saya lihat tidak ada yang saling mendahului antara semut yang satu dengan lainnya. Jadi ga ada tuh acara metromini bladas lampu merah kayak di kota j*akarta, semua runut merunut, kesimpulanya semut adalah binatang yang sabar :D jika di bandingkan manusia. Dari semut saya belajar tidak pantang menyerah, saya lihat sewaktu saya percikkan air ke arah badan semut di wastafel, Semut berjuang begitu keras, saya memang tidak bisa melihat jelas bagaimana ekspresinya, tapi saya tahu, dia sedang berjuang, saya perhatikan dengan lebih membungkukkan badan saya, saya lihat salah satu kakinya berjuang agar bisa menahan dan mopang tubuhnya, dan kaki yang lain berjuang menggapai permukaan wastafel yang lebih tinggi, bertahan, bertahan dan bertahan, pantang menyerah walau ada badai di depan menghadangnya.

Saya jadi tahu dalam hal ini yang memang perlu saya tarik benang merah bahwa semut mengajarkan kepada saya tentang keteraturan, pantang menyerah dan sabar :) . Semoga saya bisa ya Robb. Dan ampuni Hamba juga Ya Allah, hamba memang manusia lemah yang kadang khilaf dan melupakan rahmat MU, Segala yang Engkau ciptakan pasti nya semua akan berguna bagi manusia, hamba saja yang terlalu picik, tidak bersyukur dan tidak bisa melihat sisi baik dari makhluk-Mu yang lain. Bagaimana pun, memang saya masih belum lebih baik dari pada Semut. Saya masih belum bisa menjadi inspirasi bagi makhluk yang lain. God Job ant! :)

15
May
11

Manusia dan Pelangi


Saya merupakan manusia yang mempunyai kecenderungan terhadap warna, dalam hal memilih baju, jilbab, sepatu, sandal, aksesoris sampai flashdisk, hp dan benda yang lain, pertama yang saya lihat adalah warna. Entah, saya juga tidak tahu kenapa saya bisa begitu. Bagi saya, warna bisa di nikmati daripada hanya menikmati sekedar model, bahan pakaian, merek dan sebagainya. Kecenderungan saya pada warna warna yang agak gelap. Sering juga jika sudah belanja baju , sepatu, jilbab atau yang lainnya saya membutuhkan waktu 1 jam untuk memilih warna mana yang akan saya pilih. Saya tidak begitu pusing memilih merek, model atau terbuat dari bahan apa, tapi saya lebih cenderung memilih warna mana nih yang harus aku pilih??!!. Tak cuma suka dengan warna, saya lebih mudah menghafal warna baju apa yang di pakai si A, atau warna sepatu apa yang di pakai si D, walau saya cuma melihat sepintas, saya lebih mudah mengingat warnanya dari pada mengingat nama atau wajahnya (jika belum kenal), hehe :)

Selain warna gelap, warna pastel, lembut atau muda saya juga suka, terutama jika agak bosen dengan warna gelap, saya pasti beralih ke warna muda. Pokoknya kalau ada yang warna warni “gua demen deh”, hehe … tentunya saya mempunyai 1 warna favorite donk, jelasss.. “RED” yak! benar saya suka merah tapi merah maroon/merah gelap :) . Dari kecil memang mama sering beliin baju dengan warna merah, Coklat dan hitam, semuanya gelap, kata mama si, supaya ga keliatan pucet, kalau pake baju yang warnanya muda/pastel kata mama saya keliatan pucet, hehe. Terlepas dari mama saya yang suka beliin saya baju warna merah, coklat, hitam atau warna gelap. Saya dari sono nya memang suka warna merah, Bagi saya merah adalah pembangkit semangat, coba lihat banteng aja kalau liat warna merah langsung ngerjar kan, mau nyeruduk? nah loohh, Hal ini membuat saya lebih hati-hati, takut di kerjar dan di seruduk banteng, hehe…:). Selera setiap orang terhadap warna berbeda beda, dan warna itu banyak ragamnya ada yang jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu dan warna yang lain yang lebih sering di singkat “mejikuhibinu”, yang mana semua warna itu berasal dari satu warna yaitu Putih. Tepatnya dari pembiasan dan penguraian cahaya putih matahari oleh bintik-bintik air hujan.

Begitu halnya dengan manusia, saya menemui beragam manusia dimanapun saya berada, ada yang ramah, pemurah, pembohong, usil, rese, ingkar janji, nyebelin, pokoknya beraneka ragam manusia dimanapun saya berada. Mereka sedang menjalani dunia dan perannya masing masing. Begitu pula dengan saya, jangan salah saya juga manusia looo yaa. Jika di kaitkan manusia sama halnya seperti warna warna, Semua manusia berasal dari nabi adam, manusia pertama yang di ciptakan Allah, nabi adam berasal dari tanah, dan tanah adalah milik Allah, Allah yang maha suci, Maha Putih. (menjerumus ke filosof ga sih saya ?), kesimpulannya Manusia dan semua isi dari alam semesta berasal dari Sang maha Putih. Yang mana tiap tiap pribadi memiliki sisi putih atau sisi baik dalam diri masing masing, hal ini tentunya berlaku untuk orang paling jahat sekalipun seperti para teror*s dan pelaku NI* itu :) .

Dalam keanekaragamannya tak jarang antara satu manusia dengan manusia yang lain saling menghina, mengkhianati, memusuhi, atau bahkan saling membunuh. Tawuran ada di mana mana, perang di beberapa negara, membunuh anak anak kecil yang tidak berdosa, bahkan sesama keluarga kandung pun ada yang membunuh , Na’uzubillahimindzalik, semoga hal tersebut tidak terjadi kepada kita. Tuhan menciptakan tiap pribadi adalah berbeda beda, tiap pribadi adalah unik, ga lucu juga kan kalau Tuhan ciptakan kita semuaa sama, ntar ga bisa bedain donk mana yang supri mana mandra, mana jamilah, mana juminten?, yang ada malah nanti suami dan istrinya ketuker tuker deh wong sama semua wajahnya, haha… Oleh karena itu mungkin Tuhan menciptakan keberagaman kepada manusia yang tujuannya untuk saling melengkapi, menyempurnakan, kakak menyempurnakan adik, yang kaya menyempurnakan yang miskin, yang baik menyempurnakan yang tidak baik, yang lebih menyempurnakan yang kurang, suami menyempurnakan istri dan sebaliknya.

Namun keadaanya sekarang adalah Kenapa justru mereka tidak saling menyayangi, mengasihi, mencintai antara satu sama lainnya? kenapa manusia tidak seperti warna warna mejikuhibiniu itu?, beragam warna yang berbeda beda saling bertaut menjadi satu, melengkung, di langit luas, menciptakan keindahan Sebuah “PELANGI” , Pelangi yang selalu bisa saya lihat setelah hujan turun dari balik jendela kamarku. So beautifull.., Seandainya manusia bisa seperti Pelangi pasti akan terasa damai dan indah sekali :D , tidak akan ada airmata dan darah yang akan mengalir, Tidak akan ada tindak kriminal, tidak akan ada penghipnotisan, tidak akan ada berita berita yang membuat kita menjadi was was jika pergi kemana mana. Tapi mungkin memang seperti inilah hidup, Tuhan selalu menguji kita, Ada yang hitam ada yang putih, ada yang baik ada yang jahat, ada senang ada susah, ada bahagia ada sedih dan ada hidup ada mati, Semua akan kembali pada nya dengan catatan amal perbuatan yang telah kita lakukan dalam masa hidup kita, kita pun akan membaur menjadi tanah kembali.

Lalu pada intinya apakah mati sama dengan warna ? bukannya di awal saya membahas tentang warna ya, kok bisa nyampe mati ? Entahlah… ini hanya sedikit perenungan dari Saya

14
Apr
11

Rinduku …


Abah, setiap mendengar suaramu walau hanya melalui telephone, sekejap rasa rinduku kembali terlecut, seperti saat ini aku sedang merindukan abah, rindu pelukanmu, rindu dengan lelucu yang sering engkau lontarkan disaat kami sekeluarga berkumpul untuk makan malam, rindu saat saat bersama membersihkan rumah di hari libur, rindu pada abah yang selalu menggendongku jika aku tertidur di depan meja televisi, rindu abah yang selalu mengajakku tiap pagi bersepeda santai di pinggir sawah , sungai serta menyelusuri jalan desa. Abah, aku rindu… aku salut dengan abah yang sangat menyayangi mama, setiap mama sakit abah setia melayani mama, beruntung sekali mama punya suami seperti abah, abah tidak pernah pernah marah yang berlebihan, jika abah marah atau kesal abah hanya diam, lalu pergi dan pulang lagi sudah tidak ada kemarahan di hatinya. Pendiam, sabar dan penyayang itulah abahku. Mama, walau mama memang agak otoriter, (tapi sudah tidak, semenjak kami beranjak dewasa), mama sangat menyayangi aku dan adik adikku. Setiap malam nama nama kami selalu menghiasi dalam setiap lantunan doanya. Tidak putus putusnya beliau mendoakan kami agar kami sukses di kemudian hari. Biasanya pulang dari pasar mama membawakan resoles dan martabak kesukaanku, atau jika aku memang sedang di rumah, mama selalu memasak, makanan kesukaanku “rendang telor”.

Mama, abah jaga kesehatan ya, aku akan selalu berdoakan agar mama dan abah sehat, di beri panjang umur, hingga kalian bisa melihatku dewasa, bisa melihat pernikahanku, bisa melihat anak anak ku, dan kita bisa berkumpul bersama. Ingin sekali itu terwujud, Amin Ya Robb. Rinduku ini tidak hanya ku toreh untuk mama dan abah, tapi untuk Devi adik bungsuku yang selalu iri dengan Tiara (anak ke empat), haha… Devi selalu merasa Tiara lebih cantik darinya. Memang tidak dipungkiri, Tiara paling cantik di antara kami bertiga #akukalahcantik, walau Tiara agak kecoklatan kulitnya tapi Tiara sangat manis dan pemalu, sifat pemalunya membuat dia terlihat bertambah manis. Namun walau Devi kalah cantik, aku salut dengan adikku yang satu ini, Devi sungguh dewasa, diusianya yang masih kecil dia sudah bs menyikapi dan menyadari kondisi orang tua, benar benar salut, Devi pintar di sekolah dan selalu aktif di berbagai organisasi, ya Devi memang agak cerewet dan agak Tomboy :D , Jika aku pulang ke rumah, Devi dan Tiara selalu berebutan aku, hihihi…dalam hal apapun, baik ngobrol, jalan jalan, masak masak dan makan bareng, hehe mungkin mereka kangen kebersamaan dengan ku yang sering pergi jauh dan jarang pulang #lebay.

Saat kami bertiga ribut ribut, biasanya Feri selalu datang dengan tampang cool seperti gaya boyband, mengulurkan tangannya untuk mencium tanganku. lalu setelah itu pergi lagi, tapi jika aku sudah tidak lagi bersama dengan Tiara dan Devi, Feri datang untuk bercerita denganku, selalu aku tanyakan bagaimana sekolahnya terutama pelajaran di sekolah, Feri tergolong yang berprestasi di sekolahnya. walau Feri adalah adekku yang paling bandel, tapi semakin besar dia menjadi adik yang paling nurut sama aku #ilikethis, walau dulu waktu dia masih kecil bandel banget, rambutku sering di jambak, mataku pernah bengkak gara gara di lempar pake sendok, tangan kakiku biru biru karena sering di pukul. Tapi itu kenakalan anak kecil yang memang belum ketemu nalarnya, hehe, sekarang kalau disindir sindir dulu sepert apai nakal dia wajahnya pasti selalu terlihat merasa bersalah, aku maafkan kamu adiiku yang paling ganteng (dia selalu mengaku ngaku paling ganteng satu sekolahan, sampe cewe cewe pada naksir dan klepek klepek) hehe… Yang terakhir adekku Arif, walau sering aku dan arif berselisih pendapat, tapi aku tetap sayang arif, sering kami berselisih pendapat, ya .. saudara kandung kadang ada salah satunya yang berbeda jalan pikirannya, tapi bagaimana pun aku sayang arif, arif selalu mengalah kepada siapapun, bahkan dengan akupun dia selalu mengalah, normalnya kakak yang mengalah sama adiknya yaaa, tapi tidak dengan arif, sebenarnya dengan adik adikupun lain mereka selalu mengalah, tepatnya mereka selalu mendahulu apa yang aku pengen, misal : jika aku sudah martabak , maka pertama yang di kasih dan diberi porsi paling banyak aku, itu bukan karena di suruh atau di minta tapi karena kesadaran mereka sendiri, itulah yang namanya kasih sayang, melakukan apa saja untuk orang yang disayangi :) .. Arif, sangat tertutup bila punya masalah hanya dia yang tahu dan tidak mau merepotkan orang lain. Arif anak yang paling mengerti kondisi orang tua dan aku sangat menyayangi keluargaku :)

Bersyukur sekali engkau memberikan keluarga yang harmonis, sederhana dan saling menyayangi satu sama lain, terimakasih ya ALLah… :)

05
Apr
11

Saat itu ….


CS : Selamat pagi
Customer : selamat pagi
CS : iya bapak, kami mendapat laporan, kalau internetnya tidak bisa akses ya pak?
Customer : Iya mbak, ini dari kemarin saya akses tidak bisa bisa
CS : Bapak akses dari browser apa pak ?
Customer : ini loh mbak, saya akses dari “Gozzila” ga jalan jalan internetnya

*sejenak sempat berfikir…. ada versi browser baru yaaa… sepupunya Mozila kali ya :D

CS : MUngkin yang dimaksud mozila ya pak :)
Customer : Eh, iya mbak benar, mozila ya saya lupa, hehe

15
Mar
11

Krishna Bali



Berbagai pernak pernik ada disini, tidak hanya itu, kaos, sandal, longdress, sampai oleh oleh makanan ada di khisna… bagi yang suka shopping pasti seneng kalaau bisa mampir ke khisna, aku saja sampe ke krishna 2 kali hehe :P

15
Mar
11

Ki Mangku Sambut…



Sewaktu berkunjung ke museum tampak piring siring, museum bung karno, saya sempat berbincang bincang dengan pendeta yang sedang bertugas, berkenalan dengan ki mangku sambut :) penampilan dengan baju putih putih dari penutup kepala sampai sarung, beliau adalah pendeta wihara, ada beberapa pertanyaan yang sempat saya sampaikan kepada ki mangku sambut, di antara, kenapa banyak orang bali yang menempelkan butiran beras di dahi, leher atau bahkan sampai dimakan, kata ki mangku sambut, jika di tempelkan di dahi artinya beras itu putih jadi di inginkan supaya pikiran kita selalu bersih, jika di leher, atau di dada dada supaya diri kita selalu bersih dari perbuatan yang kotor, dan ada yang di makan butiran beras nya itu supaya perut kita bersih, besih dari makanan yang kotor dan di jauhkan dari penyakit. Untuk pertanyaan selanjutnya yaitu kenapa banyak orang hindu yang selalu meletakkan kumpulan bunga di depan rumahnya, menurut kepercayaan agama hindu di bali adalah itu adalah simbol ijin masuk rumah, ijin tersebut di berikan oleh dewa kehidupan, untuk yang ini saya masih kurang detail penjelasannya karena saya keburu di panggil teman untuk segera pulang, jadilah saya putuskan pembicaraan dengan ki mangku sambut, sambil bersalaman dan berpamitan dengan beliau. Namun sebelum nya ki mangku sambut juga menjelaskan bahwa bali adalah tempat paling banyak penduduknya menganut agama hindu, dan juga kaya akan wisata bernuansa hindu, kebanyakan penduduk yang datang adalah dari india karena memang india mayoritas penduduknya agama hindu :) . Di wihara ini lah biasanya ki mangku sambut bertugas, memimpin penduduk yang ingin bersembayang, kapan saja, walau cuma sebentar berbincang bincang tapi cukup berkesan saya berkenalan dengan beliau :)




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.